Tampilkan postingan dengan label Berat Badan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berat Badan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2019

Ingin Turunkan Berat Badan, Cobalah Dengan Cara Mengonsumsi Cabai Hijau

Berita Burung - Buat Kamu yang suka mengunyah cabai hijau, perlu diketahui, cabai hijau dikemas dengan vitamin C, kaya akan antioksidan dan serat makanan. Selain itu, cabai hijau juga mengandung vitamin A, potasium hingga zat besi.
Kabar yang lebih menggembirakannya lagi, dilansir dari TimesofIndia, konsumsi cabai hijau juga bisa membantu penurunan berat badan. Hal tersebut dapat terjadi karena ketika Kamu makan sesuatu yang pedas, itu mempercepat metabolisme tubuh sekitar tiga jam setelah makan.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Appetite, makan-makanan pedas terkait dengan peningkatan rasa kenyang dan penurunan nafsu makan. Ini juga dapat memastikan bahwa seseorang tidak makan berlebihan.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, juga menunjukan bahwa capsaicin, senyawa aktif yang ada di cabai dapat menyebabkan kehilangan lemak perut.
Kamu bisa memasukkan cabai hijau ke dalam menu harianmu. Misal, jika kamu hendak mengonsumsi telur dadar, kamu bisa memasukkan cabai hijau yang dipotong dadu ke dalamnya. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi cabai hijau dalam keadaan mentah.
Penting untuk dicatat bahwa mereka yang menderita penyakit perut harus berbicara dengan dokter mereka sebelum menambahkan cabai hijau atau makanan pedas ke dalam makanan mereka. Ingat, moderasi adalah kuncinya dan sangat disarankan untuk tidak berlebihan dengan konsumsi cabai hijau.


Sumber : Akurat.co

Rabu, 04 September 2019

Kebiasan Ini Yang Akan Merusak Ginjal Anda

Berita Burung - Menjadi salah satu penyakit degeneratif, penyakit Ginjal kronik memiliki peningkatan prevelensi yang meningkat dalam Riset Kesehatan Dasar Kementrian Kesehatan. Dari 2 persen pada tahun 2013 menjadi 3,8 persen pada tahun 2018.
Padahal, Menkes, Nila Moeloek, mengatakan, penyakit tidak menular sebenarnya bisa dicegah. Karena sebagain besar penyakit tidak menular hadir dari kebiasaan pola hidup yang tidak sehat.
Dilansir AkuratHealth dari Reader's Digest, berikut tujuh kebiasaan buruk yang merusak Ginjal.
Makanan siap saji
Sebagian besar makanan olahan penuh dengan natrium yang tidak hanya buruk bagi jantung Anda, tapi juga dapat menyebabkan masalah Ginjal.
Ketika kamu makan terlalu banyak garam, tubuh mengeluarkan antrium dan kalsium saat buang air kecil.
Dokter dari Cleveland Clinic, James Simon, MD, Nephrologist, juga mengatakan hal yang serupa.
Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan batasan konsumsi natrium adalah 2.300 miligram per hari. Jadi, lihatlah label nutrisi atau komposisi sebelum mengkonsumsi apapun itu.
"Orang-orang memperhatikan karbohidrat dan lemak serta kalori, tetapi mereka mengabaikan natrium," kata James.
Tekanan darah tidak terkendali
Tekanan darah tinggi menyulitkan seluruh tubuh, termasuk Ginjal Anda.
“Ginjal pada dasarnya adalah satu set besar pembuluh darah dengan saluran kemih,” kata James.
Jika kamu memiliki Tekanan Darah tinggi di pembuluh darah besar Anda, Anda juga memiliki Tekanan Darah tinggi di pembuluh darah Anda yang lebih kecil.
Membiarkan Tekanan Darah tinggi tidak terkendali dapat merusak pembuluh darah yang menuju ke Ginjal, dan melukai organ itu sendiri.
Merokok
Jika kamu mengira kanker paru-paru adalah satu-satunya alasan untuk berhenti Merokok, itu salah.
Riset tahun 2012 menemukan bahwa berhenti Merokok selama 16 tahun atau lebih, dapat mengurangi risiko karsinoma sel Ginjal (bentuk paling umum kanker Ginjal pada orang dewasa) sebesar 40 persen.
Jarang minum
Tidak melulu harus minum delapan gelas air penuh untuk menjaga Ginjal bekerja dengan baik. Minum empat hingga enam gelas air putih sehari juga bisa membantu Ginjal akan tetap sehat.
Tetapi, minum hanya satu atau dua cangkir sehari bisa membahayakan Ginjal karena terganggunya kadar natrium. Tubuh yang dehidrasi juga sulit menjaga kestabilan Tekanan Darah.
"Ginjal sangat sensitif terhadap aliran darah. Saat dehidrasi, Tekanan Darah dan aliran darah ke Ginjal juga menurun," kata James.
Gemuk
Kelebihan Berat Badan dan pola makan tidak sehat membuat semua orang berisiko tinggi terkena diabetes tipe dua, yang pada akhirnya juga dapat meningkatkan risko terkena penyakit Ginjal.
Dalam jangka panjang, masalah insulin yang dialami penderita diabetes tipe satu dan tipe dua dapat menyebabkan peradangan dan jaringan parut di Ginjal.
"Siapa pun yang menderita diabetes harus memeriksakan fungsi Ginjalnya dan air seni secara teratur," ujar James.
Obat penghilang rasa sakit
Jangan terlalu sering mengonsumi obat pereda nyeri. Obat anti -nflamasi seperti ibuprofen dan aspirin dapat mengurangi aliran darah ke Ginjal dan menyebabkan jaringan parut di organ tersebut.
Waspadai juga obat-obatan herbal yang tidak diketahui kandungannya. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya, apalagi dalam jangka panjang.[]

Sumber : Akurat.co