Tampilkan postingan dengan label BNI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BNI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 April 2020

Raih Hadiah Rezeki BNI Taplus, 2 Warga Ambon Dapakan Mobil dan Vespa


Berita Burung - Sebagai salah satu perusahaan milik negara, Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk Cabang Ambon terus berupaya untuk menarik simpati para nasabah Salah satu upaya lewat peluncuran program 'Rejeki BNI Taplus'. Program ini banyak mendapat simpati dari berbagai kalangan.

"Peluncuran program Rejeki BNI Taplus ini adalah bentuk apresiasi kepada para nasabah yang selama ini menggunakan jasa perbankan milik BNI Ambon untuk menyimpan dana pribadi," ujar Pimpinan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ambon, Dionne Limmon di Ambon, Minggu (25/9) 

Menurut Dionne, program ini berhasil menarik animo masyarakat untuk turut serta menjai peraih hadiah atkan hadiah impian. Hal ini terbukti dengan banyaknya nasabah yang memblokir dananya untuk mendapatkan hadiah.

"Program BNI Taplus telah berlangsung sejak tanggal 1 Oktober 2015 sampai 31 Maret 2016, dan memiliki dua skim yaitu pertama, program undian dengan kategori; periode bulanan dengan hadiah 300 vespa primavera 3V ie, periode triwulan dengan hadiah 15 Honda HR-V 1,5L S periode Grand Prize dengan hadiah Mercedes Benz C250 AMG," ungkapnya. 

Dijelaskan Dionne, skim kedua, program hadiah langsung dengan hadiah berupa emas. Pengundian kategori periode bulanan untuk tahap keenam, tambah Dionne dilaksanakan Maret 2016 dengan hadiah 50 unit vespa primavera telah dilakukan pada tanggal 7 Mei 2016 di Bandung. 

Sementara pemenang yang beruntung mendapatkan satu unit mobil honda HR-V adalah nasabah atas nama Allan Lohy dan satu unit vespa prímavera yang beruntung adalah nasabah atas nama Charies Edison Khomaro, kedua pemenang tersebut sudah mendapatkan hadiahnya pada jumat (23/9) kemarin tandasnya. 

Dionne katakan, selain program Rejeki BNI Taplus, BNI juga mengadakan program nasional lainnya yaitu program Pesona Hadiah BNI Taplus 2016 yang disebut pesta periode 1 Mei sampai dengan 31 Desember 2016. 

"Program ini sedang berjalan dan sudah mulai dimulai 1 Mei hingga akhir Desember mendatang" katakan  Dione yang juga mantan pimpinan BNI Cabang Sorong Provinsi Papua. 

Dionne menambahkan, dalam program ini BNI akan menghadiahi kepada para pelanggan yang membutuhkan dana dana simpanan di simpanan yang diblokir dengan jangka waktu tertentu dan berhak mendapatkan hadiah langsung berupa barang sesuai pilihan nasabah. 

"BNI bukan hanya melayani para nasabah dalam layanan perbankan, akan tetapi BNI menyetujui untuk memberikan pelayanan yang sangat prima bagi para pelanggan," pungkasnya. 

Sebelumnya, di Ambon, Jumat (23/9) kemarin, BNI Ambon memberikan hadiah untuk 2 pemenang, di kantor  BNI Ambon.  Program para pemenang Rejeki BNI Taplus mengungkapkan kegembiraan dan terima kasih kepada BNI Cabang Ambon yang merupakan salah satu perusahaan milik negara yang tidak hanya terkait dengan uang tetapi juga menyangkut kesejahteraan para pelanggannya.

"Luar Biasa Saya tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah mobil Honda HR-V. Terima kasih  BNI sudah boleh menghadiahi saya satu unit mobil "kata Allan Lohy saat menerima hadiah tersebut. 

Sementara Charles Edison Khomaro, sangat bersyukur dia bisa terpilih sebagai salah satu pemenang program Rejeki BNI Taplus. 

Terima kasih BNI saya bersyukur bisa dipilih sebagai salah satu program pemenang Rejeki BNI Taplus"  imbuhnya. (MP-18)


Sumber : Malukupost.com

Selasa, 07 Januari 2020

Kasus BNI Ambon, Tak Pengaruhi Harga Saham

Berita Burung - Kasus pembobolan dana bank BNI 46 Cabang Ambon sejumlah Rp 58,9 miliar oleh terduga pelaku Faradiba Yusuf dan kroninya dianggap tak mempengaruhi langsung harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional. Sebab di bursa efek melihat skala perusahaan BNI. Dimana yang terjadi masih sebatas masalah di cabang. Hal itu diakui kepala BEI perwakilan Maluku Alberto Dachi.
“Kalau berkaca dari kasus BNI 46 Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” tukas Berto kepada Mimbarrakyatnews.com di Ambon, Senin (28/10/19).
Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau BNI secara spesifik mungkin dari kasus yang ada tidak secara langsung berpengaruh ke pergerakan harga saham.
“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.
Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI 46 Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNI pusat.
“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya. 

Keputusan Dari Hasil RUPSLB, Achmad Baiquni Ditetapkan Kembali Mengisi Direktur Utama

Berita Burung - Pada akhirnya perubahan besar-besaran terjadi yang dilakukan kementerian BUMN untuk menyusun kembali susunan pengurus PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100). Perombakan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Jumat (30/8).

Posisi Direktur Utama BNI tidak berubah dan tetap dijabat Achmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI menggantikan Anggoro Eko Cahyo. Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI Tokyo.
Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI. "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.
Sedangkam di susunan komisaris, RUPS memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Berikut susunan pengurus baru BNI :

Dewan Komisaris

Komisaris Komisaris Utama: Ari Kuncoro

Wakil Komisaris Utama : Hambra
Komisaris : Ratih Nurdiati
Komisaris : Askolani
Komisaris : Revrisond Baswir
Komisaris : Joni Swastanto
Komisaris : Pataniari Siahaan
Komisaris : Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris : Sigit Widyawan


Dewan Direksi

Direktur Utama: Achmad Baiquni

Wakil Direktur Utama : Herry Sidharta
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Tresury dan Internasional: Bob Tyasika Ananta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur TI dan Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Managemen Risiko: Rico Rizal Budidarmo
Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Endang Hidayatullah




"Cuci Gudang", RUPSLB Tetap Pertahankan Achmad Baiquni Menjadi Dirut

Berita Burung - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. telah diputuskan jika tidak mengganti posisi direktur utama dan wakil direktur. Kedua posisi tersebut tetap diisi oleh Achmad Baiquni dan Herry Sidharta.
Sementara itu RUPSLB merombak susunan direksi karena pemberhentian dengan hormat Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan Catur Budi Harto. Posisi tersebut digantikan oleh Tambok P. Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer.
Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan kini menggantikan posisi Tambok sebagai direktur bisnis konsumer. Ario Bimo yang sebelumnya menjabat sebagai General Manager BNI Tokyo Ario Bimo mengisi posisi direktur keuangan.
Direktur utama Achmad Baiquni menjelaskan bahwa perubahan struktur direksi dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman yang sebelumnya dimiliki oleh pihak yang ditunjuk.
“Seperti Pak Bob yang bertukar posisi dengan Pak Rico pernah punya pengalaman di divisi internasional maupun cabang luar negeri,” katanya usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (30/8/2019).
Berdasarkan RUPSLB  Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.
Selain susunan direksi, RUPSLB BNI juga memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.
Adapun RUPSLB BNI merupakan yang ketiga diadakan oleh bank pelat merah. Sebelumnya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. juga telah melakukan agenda RUPSLB serupa.
Pemegang saham BTN memberhentikan Direktur Utama Maryono dan memberikan posisi tersebut kepada Direktur Utama BRI Suprajarto. Namun Suprajato menolak sehingga kedua jabatan puncak di kedua bank saat ini masih kosong.

Selasa, 05 November 2019

Achmad Baiquni Akan tetap Bertahan Setekah Hasil Keputusan RUPSLB

Berita Burung - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Sebelumnya Bank Mandiri juga sudah melakukan rapat .
Dalam RUPSLB itu, susunan direksi dan komisaris perseroan diubah. Namun, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI
Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.
"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).
Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono yang dipindahkan menjadi Komisaris Bank BTN, digantikan oleh Askolani, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Sebelumnya Askolani adalah Komisaris Bank Mandiri yang digantikan oleh Rionald Silaban, dari Kementerian Keuangan.
Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:
Direktur Utama: Achmad Baiquni

Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah



Sumber : Sinarharapan.co